Banyuwangi, Gesuri.id - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, membuat sistem aplikasi Jalin Kasih yang berisi data digital untuk mengatasi masalah kemiskinan secara terintegrasi.
Misalnya, data warga miskinnya, sangat rinci berbasis geospasial seperti yang sudah kami jalankan selama ini, kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (15/4).
Aplikasi itu diperkenalkan di depan rumah Suhadiyah (80 tahun), warga kurang mampu di Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Rabu (14/2). Dengan membuat aplikasi yang nantinya bisa diunduh di PlayStore, semua orang sedunia bisa membantu mengentaskan kemiskinan di Banyuwangi.
Inilah wujud pemerintahan kolaboratif. Pemerintah daerah tidak mungkin bisa membereskan semua hal, karena jangkauan terbatas, dana terbatas. Kalau berkolaborasi, pasti lebih mudah dan cepat mengatasi kemiskinan, ucapnya.
Bupati dua periode itu mengatakan, aplikasi tersebut dirancang untuk memvalidasi semua data dan masalah kemiskinan secara lengkap. Data penduduk miskin dikelompokkan berdasarkan program pengentasan kemiskinan yang sesuai untuk masing-masing individu.