Jakarta, Gesuri.id - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Aceh Utara kembali menunjukkan komitmen sosialnya dengan menyalurkan bantuan pangan bagi warga prasejahtera. Langkah nyata ini menjadi bagian dari program rutin partai untuk meringankan beban masyarakat yang membutuhkan di wilayah tersebut.
Kali ini, perhatian khusus diberikan kepada Razma (46), seorang janda yang hidup dalam keprihatinan di Desa Beuringen, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara. Tim DPC PDI Perjuangan menyambangi kediamannya pada Minggu (10/5/2026) untuk menyerahkan bantuan secara langsung.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Ketua DPC PDI Perjuangan Aceh Utara, Syibral Mulasi, mengungkapkan bahwa pihaknya bergerak setelah mendapatkan informasi mengenai kondisi kehidupan Razma yang sempat viral di media sosial. Berita mengenai tempat tinggalnya yang memprihatinkan pun segera memicu respons cepat dari pengurus partai.
"Begitu mengetahui kondisi yang menimpa Ibu Razma melalui media sosial, saya langsung menginstruksikan tim untuk melacak alamat beliau. Hari ini, saya bersama pengurus lainnya datang untuk melihat langsung dan menyerahkan bantuan pangan," ujar Syibral di lokasi.

Setibanya di lokasi, rombongan mendapati Razma tinggal bersama putri tunggalnya, Lia Servia, yang kini tengah menempuh pendidikan di kelas V Sekolah Dasar (SD). Sejak sang suami berpulang saat Lia masih berusia tiga tahun, Razma harus berjuang sendirian untuk bertahan hidup.
Kondisi hunian yang ditempati ibu dan anak ini sangat jauh dari kata layak. Dinding rumah yang hanya terbuat dari anyaman rumbia tampak sudah lapuk dan berlubang di berbagai sisi, memberikan gambaran nyata akan kerasnya perjuangan hidup yang mereka lalui.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Tak hanya dinding yang rusak, bagian atap pun mengalami kebocoran yang cukup parah. Syibral menuturkan, jika hujan turun pada malam hari, Razma terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekatnya karena tempat tinggal mereka tidak lagi mampu memberikan perlindungan.
Kehadiran rombongan DPC PDI Perjuangan disambut dengan haru oleh Razma. Baginya, bantuan yang diterima bukan sekadar bahan pokok, melainkan bentuk kepedulian yang sangat berharga bagi kelangsungan hidup ia dan putrinya.
"Terima kasih banyak atas bantuan dan kepedulian Bapak-bapak sekalian. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari," tutur Razma dengan nada lirih dan penuh syukur di akhir pertemuan tersebut.

















































































