Bahasa Hati Menjadi Jembatan: Dokter PDI Perjuangan Dibantu Penerjemah Minang Layani Warga Terisolasi Pesisir Selatan

Keterbatasan komunikasi menjadi tantangan tersendiri bagi para dokter. Mendengar keluhan pasien secara tepat: kunci diagnosis yang akurat
Kamis, 08 Januari 2026 10:19 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Pesisir Selatan, Gesuri.id Sejak diturunkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan pada 29 Desember lalu, Tim Medis PDI Perjuangan tak henti bergerak menyusuri wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat, bahkan hingga ke pelosok desa yang masih terisolasi. Di tengah akses jalan yang sulit dan keterbatasan fasilitas, misi kemanusiaan itu dijalankan dengan satu tekad: memastikan rakyat tetap mendapatkan layanan kesehatan.

Rombongan yang dipimpin Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan dr. Ribka Tjiptaning hadir membawa 30 unit ambulans lengkap dengan dokter, perawat, serta tenaga kesehatan. Mereka berpindah dari satu titik ke titik lain, membuka posko kesehatan darurat bagi warga yang sejak bencana melanda harus bertahan dalam kondisi serba terbatas.

Salah satu tim kesehatan DPP PDI Perjuangan berangkat menuju Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, sejak Minggu (4/1). Wilayah ini termasuk daerah terujung yang hingga kini masih terisolasi. Di sebuah desa yang hanya bisa dijangkau dengan usaha ekstra, dr. Ika Putri MBBS bersama rekan-rekannya membuka layanan pengobatan gratis bagi warga.

Di posko kesehatan sederhana itu, cerita-cerita kemanusiaan mengalir. Warga datang satu per satu, membawa keluhan sakit yang selama berhari-hari mereka pendam. Namun, ada satu tantangan yang sempat muncul: bahasa. Sebagian besar masyarakat, terutama kalangan usia lanjut, menyampaikan keluhannya dengan bahasa Minang, bahasa yang paling akrab bagi mereka dalam keseharian.

Keterbatasan komunikasi menjadi tantangan tersendiri bagi para dokter. Mendengar keluhan pasien secara tepat adalah kunci diagnosis yang akurat. Menyadari hal tersebut, dr. Ika meminta bantuan kader PDI Perjuangan Sumatera Barat yang tergabung dalam tim untuk mendampingi sebagai penerjemah.

Baca juga :