Jawa Timur, Gesuri.id - Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mengatakan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Transportasi Publik Terintegrasi memegang peranan krusial dalam memastikan pembangunan infrastruktur tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi kawasan metropolitan seperti Gerbangkertosusila Plus, tetapi juga merangkul kelompok masyarakat yang kerap terpinggirkan dalam sistem mobilitas konvensional.
Kita ingin memastikan bahwa kebijakan ini benar-benar berpihak pada kemudahan aksesibilitas warga, sehingga mobilitas harian mereka menjadi lebih manusiawi, terjangkau, dan berkeadilan, kata mantan Wali Kota Batu ini, Selasa (6/10/2026).
Dewanti mengatakan Gerbangkertosusila Plus memiliki peran penting terhadap perekonomian Jawa Timur dengan kontribusi mencapai 53,5 persen serta mencatat sekitar 0,76 juta perjalanan komuter harian.
Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, pembangunan sistem transportasi publik tidak cukup hanya diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas kawasan metropolitan. Sistem transportasi juga harus memastikan seluruh lapisan masyarakat memperoleh akses yang layak.
Ia menegaskan transportasi publik yang terintegrasi bukan sekadar urusan memindahkan orang dari satu titik ke titik lain, melainkan wujud keadilan sosial bagi seluruh masyarakat, termasuk kelompok rentan, penyandang disabilitas, pelajar, dan masyarakat berpendapatan rendah.