NUSA TENGGARA TIMUR Merespons bencana gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan NTT bergerak cepat dengan langsung menerjunkan tim relawan dan mendirikan belasan posko bantuan di titik-titik terdampak. Langkah ini diambil sebagai wujud komitmen partai untuk selalu hadir lebih awal di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Yunus Takandewa, menyatakan bahwa pihaknya telah mengonsolidasikan kekuatan dengan membagi enam tim yang didistribusikan ke tujuh kawasan terdampak, membentang dari Manggarai Barat hingga Sikka.
Prinsip bagi PDI Perjuangan adalah kami harus hadir lebih awal. Terbukti kami sudah turun dan langsung membentuk posko-posko bantuan. Saat ini, khusus di wilayah Manggarai Timur saja, sudah terbentuk hingga 14 posko, ujar Yunus.
Dalam masa tanggap darurat ini, PDI Perjuangan memegang satu prinsip mutlak: tidak boleh ada korban yang kelaparan. Penyaluran bantuan pun difokuskan secara spesifik kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan perlindungan.
Dalam kondisi darurat seperti ini, yang kita urus terlebih dahulu adalah mereka yang paling rentan, yaitu ibu hamil, bayi, penyandang disabilitas, dan lansia, tegas Yunus.