NUSA TENGGARA TIMUR – Merespons bencana gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan NTT bergerak cepat dengan langsung menerjunkan tim relawan dan mendirikan belasan posko bantuan di titik-titik terdampak. Langkah ini diambil sebagai wujud komitmen partai untuk selalu hadir lebih awal di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Yunus Takandewa, menyatakan bahwa pihaknya telah mengonsolidasikan kekuatan dengan membagi enam tim yang didistribusikan ke tujuh kawasan terdampak, membentang dari Manggarai Barat hingga Sikka.
"Prinsip bagi PDI Perjuangan adalah kami harus hadir lebih awal. Terbukti kami sudah turun dan langsung membentuk posko-posko bantuan. Saat ini, khusus di wilayah Manggarai Timur saja, sudah terbentuk hingga 14 posko," ujar Yunus.
Dalam masa tanggap darurat ini, PDI Perjuangan memegang satu prinsip mutlak: tidak boleh ada korban yang kelaparan. Penyaluran bantuan pun difokuskan secara spesifik kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan perlindungan.
"Dalam kondisi darurat seperti ini, yang kita urus terlebih dahulu adalah mereka yang paling rentan, yaitu ibu hamil, bayi, penyandang disabilitas, dan lansia," tegas Yunus.
Selain jaminan ketersediaan makanan, pasokan air bersih juga menjadi perhatian utama. Yunus telah menginstruksikan seluruh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan relawan di posko untuk memastikan ketersediaan air minum bagi para pengungsi.
"Tidak boleh ada yang kekurangan air mineral dan pasokan air bersih. Kami sudah perintahkan DPC dan posko-posko untuk men-dropping air bersih, bahkan mengerahkan tangki-tangki air. Bantuan ini melayani setiap posko penampungan, termasuk wilayah-wilayah kecil di luar posko utama yang juga harus dilayani," tambahnya.
Memasuki Hari Kedua Penanganan
Memasuki hari kedua pascagempa, tim PDI Perjuangan terus berupaya memperluas jangkauan distribusi bantuan. Meski medan yang dihadapi cukup menantang, para kader partai di tingkat daerah terus bekerja ekstra keras.
"Kami bersyukur tim sudah bisa masuk dan menjangkau berbagai wilayah, meskipun memang belum semuanya. Namun, kawan-kawan di DPC terus bergerak untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana ini," tutup Yunus.
Melalui gerak cepat dan sistematis ini, PDI Perjuangan berharap penanganan masa tanggap darurat dapat berjalan optimal, sehingga penderitaan para korban gempa, khususnya kelompok rentan, dapat segera tertangani.

















































































