Guruh Soekarnoputra Tutup Usia, PDI Perjuangan Instruksikan Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Jenazah Guruh Soekarnoputra rencananya akan dimakamkan berdampingan dengan makam ibundanya, Ibu Fatmawati.
Sabtu, 26 September 2026 10:49 WIB Jurnalis - Ali Imron

JAKARTA Seniman besar sekaligus politisi senior PDI Perjuangan, Guruh Soekarnoputra, meninggal dunia pada Sabtu pagi pukul 04.26 WIB. Keluarga besar partai berlambang bul kepala banteng tersebut menyampaikan duka mendalam atas kepergian salah satu tokoh pilar kebudayaan nasional.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyatakan bahwa almarhum merupakan sosok yang tidak terpisahkan dari sejarah dan denyut nadi perjuangan partai. Selain dikenal sebagai marhaenis sejati, Guruh adalah maestro seni yang menciptakan Mars PDI Perjuangan.

Beliau tidak hanya pejuang partai, tetapi juga seniman besar, marhaenis sejati, dan juga sosok yang begitu dekat dengan seluruh napas kehidupan partai karena Mas Guru ini yang menciptakan Mars PDI Perjuangan, ujar Hasto kepada awak media.

Hasto mengungkapkan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan perhatian khusus dan pengawasan detail terhadap proses medis sang adik kandung selama masa perawatan di rumah sakit. Megawati tercatat beberapa kali mendatangi rumah sakit dan berkoordinasi langsung dengan tim dokter ahli.

Ibu Megawati sangat detail terkait perawatan dan perhatian, apalagi ini bagi adik kandung yang begitu beliau cintai. Tadi malam saya melaporkan kepada beliau, dan tadi pagi setelah Mas Guru dipanggil Tuhan, saya juga kembali melaporkan bahwa partai memberikan penghormatan terbaik, tuturnya.

Baca juga :