Bangka Barat, Gesuri.id - Di sebuah sekolah, perubahan tidak selalu dimulai dari pembangunan gedung. Kadang ia bermula dari meja guru.
Dari hasil evaluasi yang menunjukkan seorang siswa belum memahami pelajaran. Dari kepala sekolah yang bertanya mengapa capaian belajar belum sesuai harapan. Dari guru yang kembali mengubah metode mengajarnya. Atau dari rapat sekolah yang memutuskan bahwa persoalan yang sama tidak boleh berulang pada tahun berikutnya.
Perubahan semacam itu tidak mudah difoto.
Tidak ada pita yang dipotong. Tidak ada bangunan baru yang dapat diresmikan. Tidak ada ukuran fisik yang segera terlihat.
Namun, dari sanalah mutu pendidikan dibangun.