Kewarganegaraan Digital dan Adopsi Teknologi Secara Kritis

Tanpa literasi yang baik, masyarakat mudah terjebak dalam misinformasi, propaganda, dan polarisasi yang bisa merusak kualitas demokrasi.
Jum'at, 23 Oktober 2026 12:02 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Kota Bandung dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Karang Taruna Kota Bandung, Andri Gunawan, mendorong generasi Z (Gen Z) dan milenial untuk menguasai media digital sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi masyarakat, menangkal disinformasi, serta menjaga kualitas demokrasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Tanpa literasi yang baik, masyarakat mudah terjebak dalam misinformasi, propaganda, dan polarisasi yang bisa merusak kualitas demokrasi. Karena itu, pendidikan politik berbasis teknologi harus diperluas, bukan hanya melalui sekolah formal, tetapi juga lewat komunitas, organisasi pemuda, dan lembaga masyarakat, jelasnya, Jumat (23/10/2026).

Menurut Andri, kemampuan menggunakan teknologi secara kritis menjadi semakin penting karena ruang digital kini telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, khususnya kalangan muda. Media sosial dan berbagai platform digital tidak lagi sekadar menjadi sarana hiburan dan komunikasi, tetapi juga menjadi ruang pertukaran informasi, pembentukan opini publik, hingga partisipasi politik.

Karena itu, generasi muda perlu dibekali kemampuan untuk memilah informasi, memeriksa kebenaran suatu konten, serta memahami risiko penyebaran informasi yang tidak terverifikasi. Kemampuan tersebut menjadi modal penting agar anak muda tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu berperan sebagai warga digital yang bertanggung jawab.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam berbagai survei mengenai penggunaan teknologi informasi dan komunikasi menunjukkan tingginya akses internet di kalangan masyarakat usia muda. Penetrasi internet yang telah berada pada kisaran di atas 85 hingga 90 persen di sejumlah kelompok pengguna muda, baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan, menunjukkan bahwa generasi muda merupakan salah satu kelompok pengguna internet paling aktif.

Baca juga :