Jakarta, Gesuri.id Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang yang menerjang wilayah Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Senin (12/1) dini hari, membawa dampak pilu bagi dunia pendidikan.
Madrasah Aliyah (MA) An-Nusyur di Dusun Ceccek, Desa Aeng Panas, mengalami kerusakan parah setelah sebuah pohon besar tumbang menimpa ruang kelas.
Merespons cepat musibah tersebut, Legislator PDI Perjuangan Dapil III Kabupaten Sumenep, Abd Rahman, langsung turun ke lokasi. Kehadirannya bertujuan untuk meninjau skala kerusakan sekaligus memastikan langkah-langkah pemulihan bagi pihak sekolah segera dilakukan.
Baca:GanjarPranowo Soroti Pelaksanaan Demokrasi dan Isu Pilkada
Abd Rahman menegaskan bahwa aksi turun lapangan ini bukan sekadar kewajiban sebagai wakil rakyat, melainkan pengejawantahan dari instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Hj. Megawati Soekarnoputri.
Kader PDI Perjuangan diinstruksikan oleh Ibu Ketua Umum untuk selalu berada di tengah rakyat, terutama saat mereka tertimpa musibah. Kami hadir untuk memastikan lembaga pendidikan tidak sendirian menghadapi dampak bencana ini, tegas Abd Rahman di sela-sela peninjauannya.
Bencana ini mengakibatkan satu ruang kelas rusak berat dan tidak dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM). Kerugian material ditaksir mencapai Rp50 juta. Sebagai bentuk kepedulian, Abd Rahman menyalurkan bantuan melalui semangat Estoh Atehsebuah prinsip kebersamaan dan ketulusan hati untuk bergotong royong bersama warga.