Manifesto Kemanusiaan PDI Perjuangan Untuk Korban Bencana

Tiga puluh (30) ambulans berjajar rapi, didampingi puluhan tenaga medis siap bertaruh raga. 
Selasa, 30 Desember 2025 16:20 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Oleh : Yogen Sogen*

Jakarta, Gesuri.id - Senin pagi, 29 Desember 2025, suasana di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, tidak seperti hari-hari biasanya.

Tidak ada deretan kursi untuk kuliah kader, diskusi atau perdebatan teori politik.

Halaman sekolah itu berubah menjelma barisan kesiapsiagaan. Tiga puluh (30) ambulans berjajar rapi, didampingi puluhan tenaga medis yang siap bertaruh raga.

Di sinilah, di bawah komando Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, politik menemukan rohnya, bukan sebagai instrumen kekuasaan, melainkan sebagai alat pengabdian kemanusiaan yang paling murni.

Baca juga :