​Megawati Desak Kemenkes-Kemenkeu: BPJS Jangan Dikutik-kutik, Tambah Anggarannya!

Kegelisahan Megawati di HUT ke-81 RI, 1 Juta Anak Indonesia Terpelajar Tapi Pengangguran
Senin, 17 Agustus 2026 11:29 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

​Jakarta, Gesuri.id -Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan kritik keras terkait kebijakan jaminan kesehatan dan lapangan kerja saat memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (17/8/2026).

​Bertindak sebagai Pembina Upacara di halaman Masjid At-Taufiq, Megawati secara khusus menyoroti keberadaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang dinilainya mulai dikutak-katik oleh pihak tertentu.

​Megawati meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk tidak mengganggu program jaminan sosial publik tersebut, melainkan justru menambah alokasi anggarannya.

​Lah bayangkan sekarang, saya bikin, saya lho yang bikin BPJS. Tapi sekarang mulai dikutik-kutik sepertinya apa? Kenapa? Padahal saya bikin itu bagi rakyat banyak, rakyat jelata, yang kalau sakit itu tidak mudah mencari uang, tegas Megawati dalam amanatnya, Senin.

​Nah sekarang itu, eh tolong dengarkan ya Kementerian Kesehatan dan lain sebagainya, Keuangan, tolonglah BPJS itu tetap ada dan ditambahlah uangnya bagi rakyat banyak, sambungnya.

Baca juga :