Bangka Selatan, Gesuri.id - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memastikan program berobat gratis cukup menggunakan KTP tetap berjalan. Meski puluhan ribu kuota Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional dipangkas oleh pemerintah pusat dan provinsi pada 2026.
Pemerintah daerah siap menyesuaikan postur anggaran, termasuk menunda sebagian pembangunan infrastruktur, demi menjaga keberlanjutan program kesehatan gratis.
Bupati Bangka Selatan yang juga politisi PDI Perjuangan Riza Herdavid menegaskan program berobat gratis cukup menggunakan KTP tetap berjalan. Kendati jumlah peserta PBI mengalami pemangkasan signifikan pada 2026. Ada atau tidaknya program PBI dari pemerintah pusat maupun provinsi, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan telah berkomitmen sejak lima tahun silam berobat gratis cukup menggunakan KTP.
Walaupun ada pengurangan kuota PBI dari pemerintah pusat maupun provinsi, lagi-lagi ini terjadi se-Indonesia. Tetapi apapun yang terjadi saya tidak mau ada pengaruh itu, tegas Riza Herdavid, Minggu (8/3).
Riza Herdavid membeberkan berdasarkan data yang dihimpun dari dinas terkait menunjukkan, kuota PBI dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada akhir 2025 tercatat sebanyak 40.948 peserta. Namun pada tahun 2026 ini jumlah tersebut turun drastis menjadi 14.328 peserta. Artinya, terjadi pengurangan sebanyak 26.620 peserta dibandingkan capaian sebelumnya.