Ikuti Kami

Zaini Ingatkan Jangan Jadikan Ajaran Bung Karno Sebatas Slogan!

Zaini mengingatkan seluruh kader bahwa ziarah ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Zaini Ingatkan Jangan Jadikan Ajaran Bung Karno Sebatas Slogan!
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, Muhammad Zaini.

Blitar, Gesuri.id – Momentum Bulan Bung Karno 2026 harus menjadi mesin penggerak bagi seluruh kader partai untuk turun dan berpihak kepada rakyat kecil. 

Penegasan ini disampaikan oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, Muhammad Zaini, di sela-sela kegiatan ziarah ke Makam Bung Karno di Blitar, Minggu (7/6).

​Zaini, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, mengingatkan seluruh kader bahwa ziarah ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Baca: Rupiah Tembus Rp18.000, Ganjar Pranowo Lontarkan 7 Desakan

​"Esensi utama ziarah adalah mengenang kembali pemikiran Bung Karno sebagai pendiri bangsa. Yang paling penting adalah mempraktikkan ideologi tersebut secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Jangan sampai ajaran Bung Karno hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan dan pengabdian nyata kepada rakyat," tegas Zaini.

​Menurutnya, Bung Karno bukan sekadar proklamator kemerdekaan, melainkan pemikir besar yang meletakkan fondasi bangsa lewat gagasan persatuan dan keadilan sosial. Oleh karena itu, ia meminta kader PDI-P Pasuruan menjadikan ajaran Sang Proklamator sebagai kompas dalam menjalankan tugas.
​Hidupkan Jiwa Marhaenisme

​Zaini juga menyoroti pentingnya menjaga ideologi marhaenisme di tengah tantangan zaman yang kian kompleks. Nilai gotong royong, nasionalisme, dan keberpihakan pada kaum tertindas wajib diwujudkan dalam program kerja yang menyentuh masyarakat bawah.

​"Melalui momentum ziarah ini, kami berharap seluruh kader PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan dapat semakin memperkuat soliditas organisasi sekaligus terus mengakar pada kepentingan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan cita-cita marhaenisme yang diajarkan Bung Karno," tambahnya.

​Agenda ziarah memperingati Bulan Bung Karno ini diikuti oleh seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Pasuruan. Rombongan yang berangkat sejak pagi hari langsung menggelar doa bersama, tabur bunga, dan refleksi perjuangan setibanya di kompleks makam.

Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

​Bagi keluarga besar PDI Perjuangan, Juni merupakan bulan yang sakral karena merangkum tiga peristiwa penting:

- ​1 Juni: Hari Lahir Pancasila

- ​6 Juni: Hari Lahir Bung Karno

- ​21 Juni: Hari Wafatnya Bung Karno

​Melalui kegiatan ini, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan berharap nilai-nilai "Trisakti" Bung Karno—berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan—dapat terus tumbuh menjadi kekuatan moral kader dalam mengawal kepentingan rakyat menuju Indonesia yang maju dan adil.

Quote