Jakarta, Gesuri.id -Anggota Komisi I DPR RI sekaligus pendiri Yayasan Rudi Center, Rudianto Tjen, menyampaikan hampir 700 warga telah mendaftarkan diri untuk mengikuti program operasi katarak gratis yang digelar Yayasan Rudi Center bersama PDI Perjuangan sepanjang 2026.
Program bakti sosial yang dipusatkan di Pulau Bangka ini mengutamakan pemeriksaan kesehatan secara ketat demi memastikan keselamatan pasien dan keberhasilan operasi.
Pertama di-skrining itu dicek kondisi kesehatan pasien, salah satu yang sangat penting adalah kondisi gula darah. Kalau gula darah tinggi, penyembuhannya butuh waktu cukup lama, ujar Rudianto Tjen, Rabu (28/10/2026).
Rudianto menjelaskan, tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan mata yang dapat diakses secara gratis. Namun, tidak semua calon pasien dapat langsung menjalani operasi karena harus melewati tahapan skrining untuk memastikan kondisi kesehatan mereka memungkinkan dilakukannya tindakan medis.
Selain kadar gula darah, tekanan darah atau tensi menjadi salah satu faktor penting yang diperiksa oleh tim medis sebelum operasi dilakukan. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk meminimalkan risiko serta mendukung proses pemulihan pasien setelah menjalani tindakan.