Ikuti Kami

Yuk Segera Daftar, Rudianto Tjen Buka Operasi Katarak Gratis Hingga 800 Peserta

"Saya masih khawatir banyak masyarakat kita yang terkena katarak tetapi belum mendaftar ke PDI Perjuangan dan belum dilakukan screening."

Yuk Segera Daftar, Rudianto Tjen Buka Operasi Katarak Gratis Hingga 800 Peserta
Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Rudianto Tjen.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Rudianto Tjen, mengajak masyarakat Bangka Belitung yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak untuk segera mendaftar dalam program bakti sosial operasi katarak gratis. Pendaftaran dan pemeriksaan awal (screening) masih dibuka, dengan pelayanan yang direncanakan berlangsung pada 26–30 Oktober 2026.

“Saya minta tolong teman-teman media untuk disebarluaskan informasi ini. Saya masih khawatir banyak masyarakat kita yang terkena katarak tetapi belum mendaftar ke PDI Perjuangan dan belum dilakukan screening,” ujar Rudianto di sela-sela reses di Desa Namang, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (22/10/2026) malam.

Rudianto menegaskan, program tersebut tidak membatasi jumlah peserta. Meski target awal mencapai ratusan pasien, ia memastikan masyarakat yang datang dan dinyatakan terindikasi katarak melalui pemeriksaan akan tetap mendapatkan pelayanan operasi.

“Pendaftaran dan screening masih tetap kita buka. Target kita bisa sampai 700 hingga 800 orang pun akan kita laksanakan. Bahkan kita sudah menyiapkan hingga 600 lensa mata. Intinya, tidak ada limitnya, berapa pun yang datang dan betul-betul terindikasi katarak akan kita operasi,” tegasnya.

Untuk memastikan pasien mendapatkan pelayanan secara optimal, operasi dijadwalkan berlangsung selama lima hari, yakni pada 26, 27, 28, 29, dan 30 Oktober 2026. Rudianto juga memastikan masyarakat yang belum mengikuti pemeriksaan awal tetap memiliki kesempatan untuk mendaftar.

Pasien yang telah menjalani screening akan diprioritaskan sesuai jadwal. Sementara itu, masyarakat yang baru datang untuk menjalani pemeriksaan akan diupayakan masuk di sela-sela jadwal operasi yang tersedia.

“Yang sudah screening tentu kita kerjakan dulu, tapi yang baru datang untuk screening juga akan kita selipkan di tengah-tengah jadwal. Semua pasti akan kita selesaikan,” tambahnya.

*Gandeng Rumah Sakit Rujukan*

Dalam pelaksanaannya, program operasi katarak gratis ini melibatkan tenaga medis spesialis mata serta dukungan fasilitas kesehatan. Rudianto menyebut kerja sama dilakukan dengan Rumah Sakit Mata Cicendo dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Adapun pelaksanaan operasi di Pulau Bangka dipusatkan di RSUD Depati Hamzah, Pangkalpinang.

“Untuk tim medis, program ini bekerja sama dengan RS Mata Cicendo dan RSCM Jakarta. Sementara fasilitas pelaksanaan di Bangka dipusatkan di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang,” ungkap Rudianto Tjen.

Program ini menyasar masyarakat di lima kabupaten/kota di Pulau Bangka. Dengan masih dibukanya pendaftaran dan pemeriksaan awal, Rudianto berharap warga yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak tidak melewatkan kesempatan memperoleh penanganan.

*Program Berlanjut ke Pulau Belitung*

Setelah pelaksanaan di Pulau Bangka pada Oktober ini, Rudianto berencana melanjutkan program serupa ke Pulau Belitung pada Maret tahun depan. Pelayanan berikutnya direncanakan menjangkau masyarakat di Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur.

“Setelah bulan Oktober ini, rencana di bulan Maret mendatang kita adakan lagi di Pulau Belitung, yaitu di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur. Kita akan melayani seluruh masyarakat di sana. Biasanya di Belitung pesertanya berkisar 200 sampai 300 orang, sedangkan di Bangka 300 sampai 500 orang,” jelas Rudianto.

Melalui program bakti sosial tersebut, Rudianto berharap semakin banyak masyarakat yang dapat memperoleh penanganan katarak tanpa terbebani biaya operasi. Pemulihan penglihatan diharapkan membantu pasien kembali beraktivitas secara mandiri sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka.

Ia juga mengajak masyarakat dan insan pers untuk bersama-sama menyebarluaskan informasi program tersebut agar warga yang membutuhkan dapat mengetahui kesempatan pendaftaran dan mengikuti tahapan pemeriksaan.

Quote