Dari Soekarno ke Reformasi: Jejak Panjang Unhas Hingga UNM

Oleh: Ishadi Ishak (Alumni SPPB XI Megawati Institute).
Kamis, 13 Agustus 2026 14:06 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Setiap tanggal 17 Agustus, kita mengibarkan bendera Merah Putih untuk mengenang sebuah peristiwa besar pada tahun 1945, ketika bangsa Indonesia menyatakan dirinya sebagai bangsa yang merdeka. Namun, setelah 81 tahun, ada pertanyaan yang tetap relevan untuk diajukan: merdeka untuk apa? Jika kemerdekaan dimaknai sebagai pembebasan dari penjajahan, jawabannya telah kita peroleh sejak Proklamasi. Tetapi jika kemerdekaan dimaknai sebagai jalan menuju masyarakat yang cerdas, berdaulat, sejahtera, dan mampu menentukan masa depannya sendiri, maka perjuangan itu belum selesai. Salah satu medan perjuangan tersebut adalah pendidikan.

Karena itu, sejarah perguruan tinggi tidak boleh dipandang sekadar sebagai sejarah gedung, rektor, fakultas, atau perubahan nama institusi. Di balik berdirinya sebuah kampus terdapat gagasan besar tentang masa depan bangsa. Ada kebijakan negara, perjuangan para akademisi, kebutuhan masyarakat, serta cita-cita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dalam konteks itulah perjalanan Universitas Hasanuddin atau Unhas hingga Universitas Negeri Makassar atau UNM menjadi menarik untuk ditelusuri. Perjalanan tersebut memperlihatkan bagaimana cita-cita pendidikan Indonesia bergerak dari era Soekarno, melewati Orde Baru, hingga memasuki Reformasi dan menghadapi dinamika tata kelola perguruan tinggi pada era sekarang.

Unhas dan Misi Pendidikan di Indonesia Timur

Universitas Hasanuddin memiliki akar sejarah yang kuat pada masa awal Republik Indonesia. Secara hukum, pendiriannya ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 1956 tentang Pendirian Universitas Hasanuddin di Makassar. Peraturan tersebut ditetapkan pada 8 September 1956 dan mulai berlaku 1 September 1956. Sebelumnya, Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan telah menerbitkan Keputusan Nomor 33696/S tanggal 11 Juni 1956 tentang pembentukan Universitas Hasanuddin.

Baca juga :