200 Ribu Anak Indonesia Terinfeksi Judol, Puan Dorong Gerakan Nasional Literasi Digital Sistematis Berkelanjutan

Puan: Termasuk juga penting agar ada program khusus terkait perlindungan karakter dan kesehatan mental anak di era digital.
Jum'at, 22 Mei 2026 16:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti data yang menyebutkan kini ada hampir 200 ribu anak Indonesia terpapar judol atau judi online. Ia pun menilai kondisi tersebut sudah sangat mengkhawatirkan dan diperlukan intervensi untuk mengatasi fenomena anak terpapar judol.

Fenomena judi online di Indonesia saat ini memasuki fase yang jauh lebih mengkhawatirkan. Jika sebelumnya praktik ini identik dengan orang dewasa, kini anak-anak menjadi korban paling rentan, kata Puan Maharani, Jumat (22/5/2026).

Adapun Kementerian Komunikasi dan Digital mengungkap hampir 200 ribu anak Indonesia telah terpapar judi online di mana 40 persen atau 80 ribu anak yang terpapar judi online berada di bawah 10 tahun.

Menurut Puan, data tersebut tidak boleh dipandang hanya sebagai angka statistik biasa.

Ini adalah alarm sosial yang menunjukkan adanya krisis perlindungan anak di ruang digital, tegas perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Baca juga :