27 Orang Ditangkap, Polri Didesak Kejar Bandar Kakap dan Bongkar Beking Narkoba Kampung Bahari!

Penangkapan ini harus jadi awal polisi untuk mengungkap siapa bandar, pemasok, pengendali, dan pihak-pihak yang diduga menjadi pelindung.
Rabu, 04 November 2026 16:04 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Dede Indra Permana Soediro, mendesak Polri mengembangkan penggerebekan kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dengan membongkar jaringan besar peredaran narkotika hingga ke bandar, pemasok, pengendali, dan pihak-pihak yang diduga memberikan perlindungan. Ia menegaskan, pengungkapan kasus tersebut harus menyasar seluruh mata rantai kejahatan, termasuk aliran dana hasil bisnis narkoba.

Penangkapan ini harus jadi awal polisi untuk mengungkap siapa bandar, pemasok, pengendali, dan pihak-pihak yang diduga menjadi pelindung aktivitas peredaran narkotika, kata Dede, Rabu (4/11/2026).

Politikus Fraksi PDI Perjuangan itu menilai keberhasilan operasi pemberantasan narkoba tidak cukup hanya diukur dari jumlah pelaku yang ditangkap maupun barang bukti yang berhasil disita. Menurutnya, penegakan hukum harus dilakukan secara komprehensif dengan membongkar struktur jaringan hingga sumber pendanaan yang menopang aktivitas ilegal tersebut.

Ia secara khusus meminta aparat penegak hukum menelusuri aliran dana hasil peredaran narkotika. Langkah ini dinilai penting untuk memutus sumber kekuatan ekonomi jaringan bandar sehingga mereka tidak memiliki kemampuan untuk kembali membangun bisnis narkoba setelah dilakukan penindakan.

Dede juga menyoroti karakter kejahatan narkotika yang memiliki jaringan, pola operasi, serta sumber pendanaan terorganisasi. Karena itu, diperlukan sinergi antarlembaga penegak hukum agar pengungkapan perkara tidak berhenti pada pelaku yang tertangkap di lapangan.

Baca juga :