Jakarta, Gesuri.id - Ulang tahun ke-53 PDI Perjuangan dirayakan menjadi hari laporan besar-besaran, di mana 328 anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, mulai 21 orang anggota DPRD tingkat provinsi hingga 308 anggota DPRD kabupaten/kota, serentak melaporkan kinerja mereka selama tahun 2025 langsung ke rakyat.
Sekretaris DPD PDI PerjuanganJatim Deni Wicaksono mengatakan, laporan ke rakyat itu menjadi tradisi baru wakil rakyat dari PDI Perjuangan untuk semakin memupuk transparansi kinerja ke masyarakat yang diwakili. Laporan itu dikemas ke berbagai platform, mulai dari media mainstream hingga media sosial. Ada yang berupa infografis yang menarik secara visual, video Reels Instagram dan TikTok, hingga publikasi di media online dan cetak. Keberagaman laporan kinerja menunjukkan bagaimana para anggota DPRD mempertanggungjawabkan kinerjanya dalam berbagai model yang dekat dengan budaya warga, mulai dari anak-anak muda hingga warga senior.
Baca:GanjarPranowo Tekankan Pentingnya Kritik
Intinya satu, rakyat harus tahu apa yang sudah dan sedang diperjuangkan para wakilnya di DPRD, ujar Deni kepada media, Minggu (11/1/2026).
Deni memaparkan, laporan ke rakyat menjadi ikhtiar legislator PDI Perjuangan untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja. Sebab, setelah terpilih sebagai anggota DPRD, tak boleh kemudian duduk di zona nyaman. Justru setelah duduk di kursi DPRD, perjuangan baru dimulai.