Jakarta, Gesuri.id - Jika kami mati, kami mati untuk kemerdekaan Indonesia. Tetapi jika kami selamat, kami akan membawa berita kemerdekaan bagi seluruh rakyat!
Demikian tekad kemerdekaan Ir. Soekarno di tengah taruhan nyawa, dalam Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia, dan respons Bung Karno akan kekhawatiran rekan-rekannya sebelum naik ke pesawat pada 9 Agustus 1945 pagi.
Bung Karno menegaskan tekadnya untuk tetap berangkat demi kepastian nasib bangsa.
Peristiwa 9 Agustus 1945 merupakan momen terjadinya penerbangan rahasia penuh risiko yang dilakoni oleh Ir. Soekarno (Bung Karno) bersama Drs. Mohammad Hatta dan Dr. KRT Radjiman Wedyodiningrat menuju Saigon/Dalat, Vietnam.
Di saat yang bersamaan, dunia internasional berguncang hebat oleh ledakan bom atom kedua di Nagasaki dan masuknya Uni Soviet ke dalam Perang Pasifik.