Jakarta, Gesuri.id -Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto menegaskan pentingnya penguatan aspek perencanaan, studi kelayakan, pengawasan, dan pembinaan dalam pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah itu dapat berjalan berkelanjutan dan tidak menimbulkan banyak koperasi mangkrak di masa mendatang.
Komisi VI DPR RI mendorong Kementerian Koperasi memperkuat aspek perencanaan, studi kelayakan, pengawasan, pembinaan, indikator kinerja, serta roadmap bisnis Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih guna memastikan program ini benar-benar menjadi instrumen penguatan ekonomi rakyat yang berkelanjutan dan tidak menimbulkan risiko tingginya koperasi mangkrak di masa mendatang, kata Adisatrya saat membacakan kesimpulan rapat kerja Komisi VI DPR RI bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono, dikutip Jumat (12/6/2026).
Pernyataan tersebut menjadi salah satu kesimpulan rapat yang membahas pagu indikatif serta usulan tambahan anggaran Kementerian Koperasi Tahun Anggaran 2027. Dalam rapat itu, Komisi VI menekankan bahwa pengembangan koperasi harus didukung tata kelola yang kuat sejak tahap perencanaan hingga operasional.
Selain penguatan pengawasan, DPR juga meminta Kementerian Koperasi melakukan verifikasi dan validasi secara menyeluruh terhadap kelayakan lokasi, potensi usaha, serta kebutuhan masyarakat sebelum koperasi mulai beroperasi. Menurut Komisi VI, pengembangan koperasi tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian target jumlah koperasi, melainkan harus mampu menciptakan usaha yang produktif dan berkelanjutan.