Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto mengatakan, kebijakan membuka ruang bagi organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan untuk bisa mengelola Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK) kurang tepat diputuskan.
Hal ini karena Ormas Keagaaman didirikan bukan untuk mencari untung.
Baca:PDI Perjuangan Akan Umumkan Sikap Politiknya di Kongres 2025
Kurang pas, kurang tepat karena menurut saya dari sisi bisnis atau usaha, lebih tepat dijalankan oleh perseroan terbatas. Bisnis itu penuh resiko, tidak selalu untung dan kalau saya melihat dari kacamata Ormas ini didirikan bukan untuk mencari untung tetapi bagaimana agar tercapainya hal yang terbaik bagi anggotanya, kata ADS saat Rapat Kerja Komisi VI DPR RI dengan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKP) dalam unggahan di akun instagram miliknya.