Aksi Mahasiswa Tandingan di Bundaran HI, Satu Pihak Bersuara Karena Nurani, Pihak Lain Karena Amplop

Guntur membandingkan aksi pada Kamis tersebut dengan demonstrasi ribuan mahasiswa sehari sebelumnya.
Jum'at, 30 Oktober 2026 16:03 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Politikus PDI Perjuangan Mohamad Guntur Romli menyoroti aksi mahasiswa tandingan yang digelar di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Kamis (29/10/2026). Ia mempertanyakan sumber pendanaan dan pihak yang menginisiasi aksi tersebut, terutama setelah muncul pengakuan salah satu peserta bahwa dirinya hadir atas undangan komunitas dan mendapat bayaran.

Satu pihak bersuara karena nurani, pihak lain bersuara karena amplop, ujar Guntur, Jumat (30/10/2026).

Guntur membandingkan aksi pada Kamis tersebut dengan demonstrasi ribuan mahasiswa sehari sebelumnya, Rabu (28/10/2026), yang menyampaikan kritik dan tuntutan kepada pemerintah. Menurutnya, mahasiswa yang menggelar demonstrasi pada Rabu datang dengan biaya sendiri, tetapi justru menghadapi penghadangan aparat dan sejumlah peserta dilaporkan ditangkap.

Sebaliknya, aksi pada Kamis disebutnya sebagai demonstrasi tandingan yang menyuarakan dukungan terhadap pemerintah. Guntur juga menyoroti kemegahan panggung acara, kehadiran Raffi Ahmad dan sejumlah selebriti, serta dugaan adanya fasilitas dari Polda Metro Jaya.

Sorotan lainnya tertuju pada seorang peserta yang mengenakan jaket almamater Universitas Dian Nusantara (UNDIRA), tetapi mengaku sebagai mahasiswa BSI. Guntur menyebut pihak kampus telah membantah pengakuan tersebut.

Baca juga :