Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Komisi IV DPR, Alex Indra Lukman, mengatakan alokasi anggaran Rp877 miliar untuk rehabilitasi puluhan ribu hektare sawah terdampak bencana di wilayah Aceh dan Sumatra harus menjadi prioritas strategis. Langkah ini dinilai krusial guna menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional di tengah meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi.
Rehabilitasi lahan pertanian jangan hanya dipahami sebagai proyek pemulihan fisik sawah, melainkan bagian dari strategi perlindungan ketahanan pangan nasional jangka panjang, kata Alex dalam keterangannya, dikutip Senin (11/5/2026).
Alex menjelaskan bahwa kerusakan lahan pertanian akibat banjir dan longsor di Sumatra tidak hanya memukul ekonomi petani lokal, tetapi juga mengancam stabilitas pasokan dan harga pangan di tingkat nasional.
Ia menekankan bahwa rehabilitasi lahan seluas 94.742 hektare di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat tersebut harus dilakukan secara cepat dan tepat sasaran agar petani bisa segera kembali menanam.
Bencana yang merusak lahan pertanian pada dasarnya tidak hanya berdampak pada petani di tingkat lokal, tetapi juga memengaruhi stabilitas produksi pangan, distribusi hasil pertanian, hingga potensi tekanan harga pangan di tingkat masyarakat, tuturnya.