Ikuti Kami

Kawal Nasib Petani Rejomulyo, DPC PDI Perjuangan Metro Desak Kepastian Ganti Rugi Gagal Panen

PDI Perjuangan tidak akan tinggal diam melihat ketidakpastian yang dialami petani.

Kawal Nasib Petani Rejomulyo, DPC PDI Perjuangan Metro Desak Kepastian Ganti Rugi Gagal Panen
Wakil Ketua Bidang Advokasi DPC PDI Perjuangan Kota Metro sekaligus Kuasa Hukum Aliansi Petani, Tomi Gunawan.

Metro, Gesuri.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Metro menunjukkan komitmen nyata dalam mengawal aspirasi wong cilik.

Senin (11/5), jajaran pengurus partai berlambang banteng moncong putih ini mendampingi sejumlah petani asal Rejomulyo untuk menagih kejelasan ganti rugi lahan akibat gagal panen yang dipicu luapan Sungai Way Sekampung.

Pertemuan strategis tersebut menjadi momentum bagi para petani untuk menyuarakan keresahan mereka di hadapan Ketua DPRD Kota Metro dan jajaran struktural PDI Perjuangan.

Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

Wakil Ketua Bidang Advokasi DPC PDI Perjuangan Kota Metro sekaligus Kuasa Hukum Aliansi Petani, Tomi Gunawan, menegaskan bahwa partai tidak akan tinggal diam melihat ketidakpastian yang dialami petani. Pihaknya berkomitmen mengawal kasus ini hingga hak-hak petani dipenuhi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Metro.

"Kami tidak akan mengumbar janji manis. Satu hal yang pasti, kami mengawal perjuangan aliansi petani hingga hak-hak mereka dipenuhi secara permanen oleh Walikota. Dalam waktu dekat, kami segera menyurati Walikota untuk duduk bersama mencari solusi konkret bagi petani terdampak," tegas Tomi.

Perwakilan petani Rejomulyo, Misgianto, menyatakan bahwa para petani sudah berada di titik jenuh menunggu janji pemerintah. Ia mendesak adanya audiensi langsung dengan Wali Kota Metro untuk membahas mekanisme bantuan, baik melalui asuransi maupun skema kompensasi lainnya.

“Yang terpenting bagi kami adalah tindak lanjut nyata. Kami tidak ingin hanya diberi harapan tanpa realisasi. Kami butuh ketegasan terkait bantuan dampak banjir ini,” ujar Misgianto.

Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo

Hingga saat ini, tercatat sedikitnya 132 petani mengalami dampak banjir terparah. Meski sempat dijanjikan bantuan berupa bibit dan pupuk, hingga kini jadwal penyalurannya masih buram. Jumlah korban terdampak diprediksi akan bertambah seiring proses pendataan ulang pasca-penutupan aliran Way Sekampung.

Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak eksekutif pasca-mendengar pendapat (hearing) sebelumnya. Masalah normalisasi sungai dan kompensasi gagal panen telah disampaikan secara resmi kepada Wali Kota.

"DPRD telah melayangkan surat resmi dan saat ini kami sedang menunggu balasan dari pihak eksekutif. Semua aspirasi petani sudah kami ajukan, namun memang prosesnya membutuhkan waktu. Kami akan terus memantau perkembangannya," pungkas Ria.

Quote