Ikuti Kami

Ida Nurlaela Wanti-Wanti Lahan Pertanian Jangan Beralih Fungsi Jadi Bangunan Komersial

​”Petani kita adalah ujung tombak swasembada pangan. Karena itu, jangan sampai lahan mereka beralih fungsi."

Ida Nurlaela Wanti-Wanti Lahan Pertanian Jangan Beralih Fungsi Jadi Bangunan Komersial
Anggota Komisi VI DPR RI, Ida Nurlaela Wiradinata saat menggelar aksi ‘sambung rasa’ bersama para petani di Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI, Ida Nurlaela Wiradinata menyoroti serius ancaman alih fungsi lahan sawah di Kabupaten Pangandaran. Ia mewanti-wanti agar lahan pertanian tidak beralih fungsi menjadi bangunan komersial demi menjaga swasembada pangan.

​Hal ini disampaikan Ida saat menggelar aksi ‘sambung rasa’ bersama para petani di Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Ida menekankan bahwa petani adalah ujung tombak ketahanan pangan yang harus dilindungi.

​”Petani kita adalah ujung tombak swasembada pangan. Karena itu, jangan sampai lahan mereka beralih fungsi. Pertahankan lahan untuk tetap menjadi lumbung pangan kita,” tegas Ida, dikutip Senin (4/5/2026).

​Menurut Ida, saat ini banyak tantangan yang dihadapi petani, mulai dari masalah irigasi hingga keterbatasan teknologi. Ia berkomitmen mendorong kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan petani agar mereka tidak terpaksa melepas lahan.

​Dalam pertemuan tersebut, ada beberapa poin penting yang ditekankan Ida:

•​Jaga Lahan Pertanian: Meminta petani untuk tidak mengalihkan fungsi sawah menjadi bangunan atau hunian.

•​Perbaikan Infrastruktur: Mendorong pemerintah agar sistem irigasi diperbaiki demi kelancaran pasokan air.

•​Modernisasi Pertanian: Memberikan akses terhadap teknologi tepat guna, seperti bantuan traktor untuk efisiensi kerja.

•​Pendampingan Berkelanjutan: Memastikan kesejahteraan petani meningkat seiring dengan peningkatan produktivitas panen.

​Ida menilai, produktivitas pertanian di Pangandaran punya potensi besar. Namun, hal itu harus dibarengi dengan dukungan nyata di lapangan.

”Kita tidak bisa hanya meminta petani untuk produktif tanpa memberikan fasilitas yang memadai. Mulai dari sistem irigasi, bantuan teknologi, hingga pendampingan berkelanjutan harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya.

Quote