Alex Indra Lukman: Sampai Mei 2026 Tambahan Anggaran Untuk Pemulihan Hutan di Daerah Bencana Belum Terealisasi

Kebutuhan anggaran sangat mendesak mengingat kerusakan hutan yang terus terjadi dan tingginya risiko bencana hidrometeorologi di Sumatera.
Minggu, 31 Mei 2026 16:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, mendesak pemerintah segera merealisasikan tambahan anggaran sebesar Rp8,4 triliun yang diajukan Kementerian Kehutanan untuk mempercepat pemulihan kawasan hutan di daerah rawan bencana seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menurutnya, kebutuhan anggaran tersebut sangat mendesak mengingat kerusakan hutan yang terus terjadi dan tingginya risiko bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera.

Sampai Mei 2026 ini, tambahan anggaran itu masih belum direalisasi. Artinya, upaya perbaikan kawasan hutan di daerah bencana, masih belum bisa dilakukan. Kira-kira, kita ini masih punya hati nurani gak sih membenahi dampak bencana yang telah sebabkan korban jiwa dan kerugian puluhan triliun rupiah, kata Alex, dikutip Minggu(31/5/2026).

Sorotan tersebut disampaikan Alex saat rapat yang membahas hasil pemeriksaan BPK Tahun 2025, evaluasi pelaksanaan anggaran 2025, serta progres pelaksanaan anggaran 2026. Ia mempertanyakan belum adanya respons pemerintah terhadap usulan tambahan anggaran yang telah diajukan Kementerian Kehutanan sejak Februari 2026.

Menurut Alex, keterlambatan realisasi anggaran berdampak langsung terhadap lambatnya upaya rehabilitasi kawasan hutan di daerah terdampak bencana. Padahal, pemulihan kawasan hutan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko banjir dan tanah longsor yang terus meningkat.

Baca juga :