Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menjelaskan, setelah Gedung Parkir Kayutangan normal beroperasi, kebocoran pendapatan harus dapat diminimalisir.
Target dari adanya gedung parkir ini tentu harapan dari Dewan adalah mengurangi parkir liar dan kebocoran pendapatan, ujarnya.
Baca:GanjarTekankan Kepemimpinan Strategis
Pemerintah Kota Malang mengestimasikan penataan parkir melalui gedung yang terhubung dengan Parkir Vertikal Majapahit itu mampu menampung hingga 800 kendaraan roda dua dan 35 kendaraan roda empat. Sedangkan perputaraan kendaraan setiap harinya mampu melebihi 1.000 unit, khususnya saat akhir pekan.
Bahkan Pemkot Malang merencanakan Gedung Parkir Kayutangan bisa dibangun hingga 6 lantai. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan antusiasme pengunjung Kayutangan Heritage serta kemampuan anggaran.