Ikuti Kami

Brigjen TNI Bambang Sujarwo Sebut TNI Siap Dukung Mitigasi Bencana Jelang Lebaran 2026

Danrem 072 Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo Dukung Operasi Kemanusiaan Wujudkan Lebaran & Liburan Aman dan Selamat.

 Brigjen TNI Bambang Sujarwo Sebut TNI Siap Dukung Mitigasi Bencana Jelang Lebaran 2026
Brigjen TNI Bambang Sujarwo, Danrem 072/Pamungkas.

Jakarta, Gesuri.id - Komisi A DPRD DIY menggelar Rapat Koordinasi strategis guna membahas kesiapsiagaan wilayah menjelang Lebaran 2026. Dalam forum tersebut, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo menjelaskan makna "Siaga 1" di tengah kemelut global saat ini. 

"Dinamika di Timur Tengah bergerak cepat dan memengaruhi rantai pasok ekonomi dunia,  kekuatan darat, laut, dan udara Indonesia disiagakan dalam posisi antisipatif guna menjaga kedaulatan nasional," kata Brigjen TNI Bambang Sujarwo, Danrem 072/Pamungkas, Kamis, 12/3/2026

Disebutkan dari realita yang ada saat ini menunjukkan ancaman perang fisik kecil indikasinya, namun TNI tetap waspada sesuai arahan pembangunan kekuatan yang telah dirintis pemerintah. 

Baca: Ganjar Tegaskan Pemuda Harus Benar-benar Siap

"Status siaga ini ibarat sedia payung sebelum hujan. Bukan sekadar merespons efek global, tetapi juga untuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di wilayah masing-masing," kata Brigjen TNI Bambang Sujarwo.

Salah satu kesiapsiagaan disebutkan untuk menenangkan masyarakat berkaitan kondisi domestik, Danrem menekankan tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan. 

Dalam operasional lapangan, TNI telah menyiagakan personel untuk bantuan kemanusiaan. Personel TNI akan tersebar di berbagai pos keamanan guna membantu menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. 

"Prajurit kami siap bekerja dengan kemampuan personal yang maksimal, baik untuk pengamanan lalu lintas maupun bantuan darurat jika terjadi bencana," kata Brigjen TNI Bambang Sujarwo. 

Secara khusus, disebutkan kesiapsiagaan juga difokuskan antisipasi terhadap ancaman non-fisik seperti radikalisme dan terorisme juga menjadi poin utama. TNI telah melakukan deteksi dini agar tidak ada celah bagi pihak mana pun untuk mengganggu kekhusyukan hari raya.

"Kesiapan mental dan fisik prajurit sudah berada pada level tertinggi untuk memastikan kemenangan melawan segala bentuk ancaman yang mungkin timbul di tengah keramaian Lebaran atau masa liburan Idul Fitri 1447 H," kata Brigjen TNI Bambang Sujarwo. 

Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan Eko Suwanto menambahkan penjelasan Danrem memberikan ketenangan bagi warga Yogyakarta bahwa keamanan tetap terkendali. 

"Kami di legislatif mengapresiasi kesiapsiagaan TNI yang tidak hanya bicara kedaulatan, tapi juga hadir secara nyata dalam bantuan kemanusiaan dan mitigasi bencana selama Lebaran," ujar Eko Suwanto.

Baca: Ganjar Pranowo Ajak Kader Banteng NTB Perkuat Nilai Perjuangan

Eko Suwanto, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menambahkan dalam pelaksanaan pengamanan liburan Lebaran sinergi antara TNI, Polisi dan Pemda melalui pos terpadu adalah kunci sukses "Lebaran Aman dan Selamat". 

Ke depan, seluruh stakeholder bisa bersinergi, kolaborasi ini terus dijaga demi menciptakan iklim DIY yang kondusif dan harmonis bagi pemudik maupun wisatawan. Berkaitan dengan potensi bencana hidrometeorologi selama masa mudik. konsolidasi dilakukan secara menyeluruh, termasuk memastikan Kesiapan Pos Kesehatan dan Keamanan Lebaran 2026 berjalan optimal di seluruh titik strategis di Yogyakarta.

"Kita dukung upaya mewujudkan Lebaran dan Liburan Aman dan Selamat, semua stakeholder berkomitmen penuh pelayanan publik yang maksimal.  Masyarakat bisa tenang namun waspada. Pemerintah wajin menjamin bahwa seluruh kekuatan keamanan telah bersatu untuk mengawal libur Lebaran 2026 agar tetap damai, lancar, dan terkendali," kata Eko Suwanto, lulusan Magister Ekonomi Pembangunan UGM.

Quote