Jakarta, Gesuri.id - Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta menggelar acara tasyakuran sekaligus buka puasa bersama di Loby Bung Karno, Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis, (11/3).
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peresmian penggunaan lantai delapan sebagai sekretariat baru Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Pantas Nainggolan mengatakan, acara tersebut menjadi momentum untuk mempererat soliditas internal sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak.
Baca: Ganjar Tegaskan Pemuda Harus Benar-benar Siap
Menurut dia, soliditas antara struktur partai, fraksi di legislatif, hingga unsur eksekutif perlu terus dijaga untuk mendorong kinerja yang lebih baik bagi masyarakat Jakarta.
“Buka puasa ini sekaligus tasyakuran penggunaan lantai delapan sebagai sekretariat Fraksi PDI Perjuangan. Ini juga menjadi momentum untuk memperkuat soliditas yang sudah terbangun,” kata Pantas kepada wartawan.
Ia menjelaskan, soliditas tersebut mencakup hubungan antara pilar-pilar organisasi partai, fraksi di DPRD, hingga jajaran eksekutif di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Dengan sinergi tersebut, diharapkan berbagai capaian kinerja yang telah diraih selama ini dapat terus ditingkatkan dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Selain itu, upaya tersebut juga dinilai penting untuk mendukung target pembangunan Jakarta menuju kota global di masa mendatang.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Gubernur DKI Jakarta, Wakil Gubernur, Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, serta para ketua cabang partai se-DKI Jakarta.
Pantas menambahkan, dalam kesempatan tersebut tidak ada pesan khusus yang disampaikan kepada jajaran pemerintah daerah.
Namun, ia menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam membangun Jakarta mengingat kompleksitas persoalan di Ibu Kota.
“Yang paling penting adalah sinergi dan kolaborasi. Kita tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan masing-masing, tetapi harus melibatkan semua pihak untuk memperbaiki Jakarta menjadi lebih baik,” jelasnya.
Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program pembangunan di Jakarta agar tidak terhenti setiap kali terjadi pergantian kepemimpinan.
Menurut dia, arah pembangunan Jakarta seharusnya tetap berpedoman pada dokumen perencanaan jangka panjang seperti Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) yang kemudian diturunkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Dengan adanya arah pembangunan yang jelas, program yang telah berjalan tidak berhenti di tengah jalan hanya karena pergantian kepala daerah.

















































































