Andreas Hugo Kritik Pigai, Tembak di Tempat Bukan Membunuh, tapi Melumpuhkan Begal

Andreas menegaskan bahwa tindakan tembak di tempat oleh aparat kepolisian tidak selalu bertujuan untuk menghilangkan nyawa pelaku.
Sabtu, 23 Mei 2026 17:31 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

​Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira, mengkritik sikap Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, terkait penanganan komplotan begal.

Andreas menegaskan bahwa tindakan tembak di tempat oleh aparat kepolisian tidak selalu bertujuan untuk menghilangkan nyawa pelaku.

​Menurut Andreas, tindakan tegas tersebut merupakan langkah terukur guna melumpuhkan pelaku kejahatan yang posisinya sudah sangat membahayakan keselamatan masyarakat.

Baca:GanjarPranowo Tegaskan Komitmennya Untuk Berantas KKN

​Kan tembak di tempat tidak selalu berarti membunuh. Tembak di tempat bisa ke kaki, ke tangan untuk melumpuhkan, ujar Andreas kepada wartawan, Jumat (22/5).

Baca juga :