Jakarta, Gesuri.id - Kondisi APBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang masih mengalami tekanan fiskal membuat DPRD Babel mulai memberi perhatian serius terhadap arah pemangkasan anggaran di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sekretaris Komisi II DPRD Babel, Elvi Diana, menegaskan efisiensi anggaran jangan sampai berdampak pada lumpuhnya pelayanan maupun menurunnya kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan daerah.
Menurut Politisi PDI Perjuangan itu, situasi keuangan daerah memang membuat ruang gerak pemerintah menjadi terbatas.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Namun di tengah kondisi tersebut, ia meminta program-program penting yang berkaitan dengan peningkatan kualitas aparatur tetap dipertahankan.
“Memang kondisi APBD kita belum baik karena masih defisit. Tapi jangan sampai pemangkasan justru mematikan program yang sifatnya penting, terutama peningkatan SDM seperti pendidikan, pelatihan dan diklat,” ujar Elvi Diana.
Ia mengatakan, sejumlah pembahasan anggaran di tingkat komisi telah dilakukan dan selanjutnya akan dibawa ke Badan Anggaran (Banggar) DPRD Babel untuk disesuaikan kembali dengan kemampuan fiskal daerah.
Meski demikian, Elvi mengingatkan agar proses penyesuaian anggaran dilakukan secara selektif dan tidak sekadar memangkas tanpa melihat dampak terhadap kinerja OPD.
Menurutnya, OPD yang berhubungan langsung dengan peningkatan pendapatan daerah justru harus diperkuat agar mampu membantu memperbaiki kondisi fiskal Bangka Belitung ke depan.
"Kami tidak ingin dinas-dinas kehilangan kemampuan bekerja hanya karena terlalu banyak anggaran yang ditarik atau dipangkas. Apalagi OPD yang berkaitan dengan pendapatan daerah, itu justru harus diperkuat,” katanya.
Elvi juga menyinggung langkah DPRD Babel yang dalam waktu dekat akan membentuk panitia khusus (Pansus) untuk mengawal implementasi Perda Pajak dan Retribusi Daerah.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
Ia menilai optimalisasi pendapatan menjadi kunci agar persoalan defisit APBD tidak terus berulang setiap tahun.
“Kalau pendapatan daerah bisa meningkat, otomatis kemampuan APBD juga ikut membaik. Karena itu kami ingin penguatan di sektor pendapatan benar-benar dikawal serius,” ujarnya.
Di tengah tekanan anggaran yang masih dirasakan hampir seluruh OPD, DPRD Babel berharap efisiensi tidak hanya berorientasi pada pengurangan belanja, tetapi juga dibarengi langkah konkret memperkuat sumber pendapatan daerah.
“Jangan sampai semangat kerja OPD turun hanya karena ruang geraknya dibatasi terus. Yang harus diperkuat sekarang adalah bagaimana pendapatan daerah bisa naik,” tutup Elvi Diana.

















































































