Jakarta, Gesuri.id Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, menilai wacana penerapan Work From Home (WFH) untuk sektor pemerintahan dan swasta yang diusulkan Presiden Prabowo Subianto perlu dikaji secara matang sebelum diterapkan.
Menurut Aria Bima, efektivitas WFH dalam menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) masih perlu dibuktikan. Ia mempertanyakan apakah kebijakan tersebut benar-benar mampu menurunkan kebutuhan energi nasional yang terus meningkat.
Perlu dipikirkan. Apakah benar-benar bisa menurunkan pengeluaran BBM? Ini perlu evaluasi, tandasnya, dikutip Minggu (22/3/2026).
Ia juga mengingatkan agar penerapan WFH tidak mengganggu kinerja birokrasi, khususnya dalam pelayanan publik. Menurutnya, sistem kerja aparatur sipil negara (ASN) harus tetap berjalan optimal meski dilakukan secara fleksibel.
Jangan sampai mengurangi kualitas pelayanan publik dan mengganggu sistem kerja birokrasi, tegasnya.