Atasi Bau Waduk Ria Rio, Wagub DKI Tinjau Demonstrasi Teknologi Biodekomposer

Sebelum penerapan biodekomposer, kondisi Waduk Ria Rio memang menjadi perhatian karena air waduk terlihat berwarna gelap dan bau menyengat
Sabtu, 01 Agustus 2026 07:00 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Jakarta, Gesuri.id Wakil Gubernur DKI Jakarta H. Rano Karno meninjau demonstrasi penerapan teknologi biodekomposer untuk mengatasi bau di Waduk Ria Rio, Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (31/7/2026). Teknologi tersebut diterapkan sebagai salah satu upaya untuk membantu memperbaiki kualitas lingkungan dan kondisi badan air di kawasan tersebut.

Kegiatan ini diinisiasi oleh PT Pulo Mas Jaya bekerja sama dengan Yayasan Mega Gotong Royong (YMGR) selaku pengembang teknologi biodekomposer. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, antara lain Kepala Dinas Sumber Daya Air, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur, serta sejumlah pejabat terkait.

Sebelum penerapan biodekomposer dilakukan, kondisi Waduk Ria Rio memang menjadi perhatian karena air waduk terlihat berwarna gelap dan menimbulkan bau yang cukup menyengat. Selain itu, waduk juga menerima masukan limbah domestik dari lingkungan di sekitar kawasan Pulomas.

Direktur Utama PT Pulo Mas Jaya, Robby Ferliansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya PT Pulo Mas Jaya mendukung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas lingkungan di kawasan Pulomas, khususnya Waduk Ria Rio.

Penerapan teknologi biodekomposer yang ramah lingkungan ini diharapkan dapat membantu memulihkan kondisi dan fungsi Waduk Ria Rio sehingga menjadi lebih bersih, sehat, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Ke depan, kawasan ini juga diharapkan memiliki nilai sosial dan ekonomi yang lebih baik, ujar Robby.

Baca juga :