Yogyakarta, Gesuri.id Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta, Susanto Dwi Antoro, membawa hasil pembahasan strategis dari Jakarta terkait karut-marut data desil dan bantuan sosial (bansos) yang selama ini meresahkan masyarakat.
Ia menyoroti banyaknya warga rentan terutama lanjut usia (lansia) yang mendadak terhenti bantuan sosialnya akibat persoalan administrasi dan indikator digital.
Baca:Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo
Susanto mengungkapkan, salah satu pemicu utama terhentinya bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah terdeteksinya indikator aktivitas keuangan tertentu, seperti keterkaitan dengan pinjaman online (pinjol) maupun judi online (judol).
Menurutnya, kondisi ini harus disikapi secara hati-hati agar tidak serta-merta merugikan masyarakat kecil yang benar-benar membutuhkan.