Jakarta, Gesuri.id - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang menyoroti serius penonaktifan mendadak peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang belakangan banyak dikeluhkan masyarakat.
Kebijakan tersebut dinilai berdampak langsung pada terhentinya layanan kesehatan warga miskin dan rentan, serta menunjukkan lemahnya perlindungan negara terhadap hak dasar rakyat.
Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tanggerang, Teja Kusuma, menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar masalah administratif, melainkan menyangkut nyawa dan keselamatan masyarakat.
Baca:GanjarPranowo Tekankan Pentingnya Kritik yang Bertanggung
Ini bukan angka statistik. Ini soal orang yang datang ke rumah sakit lalu ditolak karena status BPJS-nya tiba-tiba nonaktif. Itu sangat serius, ujar Teja, Sabtu (7/2/2026).