Jakarta, Gesuri.id - Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menghadiri panen perdana dan penanaman bibit bawang merah serta panen melon di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Ngudi Kapinteran, Kapanewon Semanu.Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Gerakan Berani Sekolah Gunungkidul (Geni Seko Gunung) yang mengintegrasikan pendidikan kesetaraan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui keterampilan produktif.
Pendidikan harus berdampingan dengan pemberdayaan ekonomi. Jika anak-anak kita pintar dan rajin, mereka pasti bisa berdaya, ujar Bupati Endah, dikutip Sabtu (1/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Endah menegaskan PKBM tidak hanya menjadi tempat bagi masyarakat untuk memperoleh ijazah, tetapi juga sebagai wadah membangun keterampilan yang dapat meningkatkan kesejahteraan. Ia juga menginstruksikan jajaran pemerintah di tingkat kapanewon dan kalurahan untuk menyisir warga usia sekolah yang putus sekolah agar kembali memperoleh akses pendidikan.
Belajar tidak mengenal batas usia dan waktu. Ketika pendidikan dipadukan dengan kerja keras dan gotong royong, maka hasilnya akan memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat, tutup Bupati Endah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul, Nunuk Setyowati, melaporkan adanya peningkatan anggaran Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPDA) untuk pendidikan kesetaraan. Anggaran yang semula sebesar Rp2,2 miliar pada 2025 meningkat menjadi lebih dari Rp2,5 miliar pada 2026, seiring bertambahnya jumlah warga belajar.