Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Darmadi Durianto, menyoroti kondisi pasar keuangan nasional yang dinilainya tengah menghadapi tekanan serius. Ia mengungkapkan banyak pelaku usaha dan dunia perdagangan menyampaikan keluhan terkait kondisi ekonomi saat ini, terutama setelah anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan pelemahan nilai tukar rupiah.
Banyak pelaku usaha dan dunia perdagangan yang mengeluh pada saya mengenai ekonomi kita saat ini. IHSG jatuh lebih dari 3%, bahkan tembus di bawah level Rp6.000 per hari ini. Sejak dibuka, pasar langsung tertekan tanpa perlawanan, kata Darmadi Durianto dikutip Sabtu (6/6/2026).
Darmadi menjelaskan, kondisi pasar saham menunjukkan tekanan yang merata hampir di seluruh sektor. Menurutnya, lebih dari 600 saham mengalami penurunan dan tidak terlihat adanya penopang yang mampu menahan pelemahan pasar.
Tidak ada ribon, tidak ada penopang, lebih dari 600 saham merah. Ini bukan sektoral, ini menyeluruh. Dan di saat hari yang sama, rupiah melemah ke Rp18.000 per dolar US, ujarnya.
Ia menilai pelemahan IHSG dan rupiah menjadi sinyal adanya arus modal keluar dari pasar domestik. Darmadi menyebut investor asing terus menarik dananya dari Indonesia sepanjang tahun ini.