Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Hanteru Sitorus menilai persoalan ekonomi di Kalimantan Utara (Kaltara) tidak bisa diselesaikan hanya melalui program-program jangka pendek. Pemerintah daerah, menurutnya, perlu membangun ekosistem ekonomi yang kuat dengan memprioritaskan infrastruktur, layanan kesehatan, serta sektor pertanian dan perikanan dalam penggunaan anggaran.
Persoalannya adalah bagaimana kesadaran kepala daerah menggunakan anggaran sebesar-besarnya untuk kebutuhan yang benar-benar prioritas. Daerah harus mampu menentukan apa yang paling dibutuhkan masyarakat, ujarnya, Jumat (7/8/2026).
Deddy mengatakan, berbagai persepsi publik terhadap kinerja pemerintah tidak semata-mata dipengaruhi kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat yang mulai dirasakan pada 2026. Menurutnya, persoalan mendasar justru berkaitan dengan tata kelola pemerintahan serta ketepatan pemerintah daerah dalam menentukan skala prioritas pembangunan.
Ia menilai prioritas pembangunan di Kaltara semestinya diarahkan pada penyediaan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, serta penguatan sektor yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, terutama pertanian dan perikanan.
Menurut Deddy, buruknya kondisi infrastruktur berdampak langsung terhadap meningkatnya biaya produksi petani dan nelayan. Jalan yang rusak, sulitnya memperoleh pupuk maupun bahan bakar minyak (BBM), hingga tingginya biaya logistik membuat daya saing produk daerah semakin menurun.