Edi Purwanto Ingatkan Sampah Jangan Jadi Alat Stigma Negatif Terhadap Pulau Dewata Bali

Tata kelola sampah merupakan persoalan darurat di level nasional.
Senin, 13 April 2026 14:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto, secara tegas mengingatkan agar isu sampah tidak dijadikan alat untuk memberi stigma negatif terhadap Pulau Dewata. Pernyataan itu disampaikannya dalam Rapat Kerja bersama Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Gubernur Bali Wayan Koster, di Gedung Nusantara, Jakarta.

Edi memberikan pembelaan khusus. la meminta agar masalah sampah tidak dijadikan alat untuk mendiskreditkan atau memberikan stigma negatif kepada Bali. Menurutnya, tata kelola sampah merupakan persoalan darurat di level nasional.

Di Jambi, beberapa waktu lalu juga sempat berstatus darurat sampah selama beberapa minggu. Jadi, ketika kita bicara soal sampah, jangan sampai ada justifikasi yang seolah-olah menganggap Bali sebagai produsen sampah utama. Hampir seluruh provinsi mengalami masalah yang sama, ungkap Edi, dikutip Senin (13/4/2026).

Edi juga secara khusus mengapresiasi pemaparan Gubernur Koster yang dinilainya sangat komprehensif. Pemaparan itu memetakan secara detail persoalan riil di lapangan. Mulai dari infrastruktur, pengendalian banjir, ancaman abrasi pantai, hingga tantangan pengelolaan sampah.

Politikus asal Jambi ini meyakini bahwa semangat Gubernur Koster saat ini sejalan dengan visi untuk menjadikan Bali sebagai marwah atau kebanggaan bangsa. Di mata dunia, Bali bukan sekadar destinasi wisata, melainkan representasi wajah Indonesia.

Baca juga :