Fraksi PDI Perjuangan Jember Pertanyakan Manfaat Tambahan Ruang Fiskal Dalam P-APBD 2026

Indi juga menyoroti SiLPA 2025 yang mencapai Rp648,22 Miliar.
Senin, 07 September 2026 18:58 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Jember, Gesuri.id Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 miliar dalam Perubahan APBD 2026. Pemerintah daerah diminta memastikan tambahan anggaran itu berujung pada perbaikan layanan dan kebutuhan dasar masyarakat.

Hal tersebut disampaikan juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, Indi Naidha Wulandari, dalam rapat paripurna DPRD Jember, pada Jumat (4/9/2026).

Tambahan ruang fiskal itu berasal dari Transfer ke Daerah (TKD), antara lain, tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) sekitar Rp151,61 miliar dan pembayaran kurang salur Dana Bagi Hasil sekitar Rp71,5 Miliar.

Indi juga menyoroti SiLPA 2025 yang mencapai Rp648,22 Miliar. Setelah dikurangi dana yang telah ditentukan penggunaannya sekitar Rp150,56 Miliar, masih terdapat ruang fiskal sekitar Rp497,65 Miliar.

Menurut dia, bertambahnya uang dalam APBD tidak otomatis berarti bertambahnya manfaat bagi warga. Pemerintah perlu menjelaskan ke mana tambahan kemampuan fiskal tersebut diarahkan.

Baca juga :