Fraksi PDI Perjuangan Pasuruan Kritik RAPBD 2027, Soroti Utang Rp363 Miliar dan Minimnya Anggaran Pendidikan

Arifin turut menekankan pentingnya transparansi dalam kebijakan pengelolaan keuangan daerah.
Rabu, 04 November 2026 11:31 WIB Jurnalis - Kristin Tambunan

Pasuruan, Gesuri.id Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan memberikan sejumlah catatan kritis terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027.

Beberapa persoalan yang menjadi perhatian meliputi rencana pinjaman daerah sebesar Rp363 miliar, penurunan proyeksi pendapatan pajak, besarnya anggaran bantuan keuangan, hingga minimnya alokasi belanja modal untuk sektor pendidikan.

Berbagai catatan tersebut disampaikan dalam pemandangan umum Fraksi PDI Perjuangan terhadap pengantar RAPBD Kabupaten Pasuruan 2027 dalam rapat paripurna, Senin (2/11).

Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, Mujangki, mengatakan penyusunan APBD 2027 perlu mempertimbangkan kondisi kemampuan fiskal daerah agar kebijakan anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca:Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo

Baca juga :