Harris Turino: Narasi APBN Harus Membumi, Jangan Hanya 'Rias' Angka

Harris Turino, mengingatkan pemerintah agar menyampaikan kondisi fiskal negara secara transparan dan berimbang kepada publik.
Jum'at, 08 Mei 2026 07:57 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id Anggota Komisi XI DPR RI, Harris Turino, mengingatkan pemerintah agar menyampaikan kondisi fiskal negara secara transparan dan berimbang kepada publik.

Ia menegaskan bahwa laporan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak boleh hanya menonjolkan capaian pertumbuhan, tetapi juga wajib memaparkan risiko fiskal yang nyata.

Menanggapi rilis APBN Kita Triwulan I-2026, Harris memberikan apresiasi atas pertumbuhan penerimaan pajak yang mencapai 20,7 persen. Namun, ia memberikan catatan kritis terkait narasi optimisme pemerintah yang dianggap kurang berpijak pada kondisi fundamental, terutama mengenai pelebaran defisit yang melonjak hingga 140,5 persen.

Baca:Masuk Parpol di Usia 24 Tahun,Ganjar: Saya Lahir dari Ideologi

Setiap membaca rilis resmi APBN Kita, saya teringat pesan Bung Karno: Bermimpilah setinggi langit, tapi jangan lupa bahwa akar pohon menancap di bumi. Narasi APBN harus kembali membumi, menjejak pada realita sesungguhnya, bukan sekadar melayang di atas kertas presentasi yang atraktif, ujar Harris dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/5).

Baca juga :