Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin memperingatkan terkait rencana pengiriman prajurit TNI dalam pasukan International Stabilization Force (ISF) di bawah kendali Board of Peace (BoP).
Menurut dia, langkah tersebut merupakan keputusan yang sangat berisiko tinggi dan tidak menguntungkan, baik dari sisi politik maupun militer.
Soal rencana pengiriman prajurit TNI dalam pasukan ISF di bawah BoP, saya melihat ini sebagai partisipasi Indonesia dalam eksperimen pemerintah Amerika Serikat (AS) yang sangat berisiko tinggi dan menelan biaya tidak sedikit, katanya dikutip Rabu(18/2).
Ia mengungkapkan ada beberapa aspek yang harus menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia sebelum mengerahkan prajurit TNI.
Pertama, kata TB Hasanuddin, masih belum jelasnya mandat ISF. Berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2803 yang disetujui pada November 2025, menyebutkan peran ISF membantu BoP mendukung gencatan senjata dan demiliterisasi di Gaza.