Malang, Gesuri.id - Bupati Malang yang juga politisi PDI Perjuangan HM. Sanusi menyampaikan inovasi produksi garam dengan menggunakan metode tunnel merupakan salah satu cara yang tepat untuk menghidupkan lahan-lahan tidak produktif di wilayah pesisir Malang Selatan.
Pengembangan inovasi produksi garam dengan metode tunnel dapat berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang, utamanya yang berada di wilayah pesisir Malang Selatan.
Bupati Sanusi mengatakan lahan-lahan tidak produktif di wilayah Malang Selatan dapat menjadi produktif manakala digunakan untuk memproduksi garam dengan metode tunnel.
Terlebih lagi, sinar matahari di wilayah pesisir Malang Selatan cukup bagus dan air laut dari pesisir Malang Selatan juga cukup baik untuk bahan baku produksi garam dengan metode tunnel.
Terdapat empat lokasi pengembangan produksi garam dengan metode tunnel di Kabupaten Malang yang dikelola oleh Kelompok Usaha Garam Rakyat (Kugar) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di masing-masing wilayah. Yakni di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan (Pantai Bajulmati); Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo (Pantai Modangan); Desa Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare (Pantai Nganteb); serta Desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Pantai Perawan).