Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi III DPR RI dari Dapil Bali, I Nyoman Parta, menyatakan kegeramannya atas persoalan tumpahan solar dan matinya kawasan mangrove di Benoa yang hingga kini dinilai belum ditangani secara tuntas.
Parta mengaku kembali menemukan bau menyengat dan dugaan solar di lokasi mangrove yang sebelumnya dilaporkan mati. Ia khawatir, jika dibiarkan, tumpahan tersebut akan meluas terbawa air pasang dan memperparah kerusakan lingkungan.
Ada solar lagi dan baunya sangat menyengat. Saya khawatir kalau meluber dibawa air pasang, makin meluas dan tambah banyak mangrove yang mati, ujar Parta saat meninjau langsung lokasi di kawasan Benoa, Bali, dikutip Kamis (5/3).
Menurutnya, persoalan ini tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut ekosistem pesisir dan keberlanjutan lingkungan Bali. Ia menegaskan, perusahaan pelat merah maupun otoritas pelabuhan harus bertanggung jawab penuh.
Parta menyinggung peran Pertamina sebagai BUMN energi, yang menurutnya merupakan wajah negara di mata publik.