Ida Nurlaela Desak Investigasi Independen dan Evaluasi Menyeluruh Mekanisme Pelatihan Calon Pengelola Kopdes Merah Putih

Ida: Kami minta Pemerintah investigasi independen dan terbuka terhadap meninggalnya peserta pelatihan.
Selasa, 30 Juni 2026 08:02 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ida Nurlaela Wiradinata, menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya lima peserta pelatihan calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih. Ia mendesak pemerintah segera melakukan investigasi independen dan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pelatihan tersebut guna memastikan keselamatan peserta serta akuntabilitas penyelenggaraan program.

Kami minta Pemerintah investigasi independen dan terbuka terhadap meninggalnya peserta pelatihan untuk memastikan penyebab kejadian secara objektif dan akuntabel, kata Ida, Selasa (30/6/2026).

Ida menilai pemerintah perlu memastikan setiap kebijakan yang menyangkut masyarakat, khususnya rakyat kecil, disusun berdasarkan kebutuhan yang substantif, bukan sekadar pendekatan simbolik yang berpotensi mengabaikan aspek keselamatan maupun efektivitas program.

Koperasi dibangun untuk menggerakkan ekonomi rakyat, bukan untuk mempertaruhkan keselamatan rakyat. Ketika ada korban jiwa dalam program negara, yang dibutuhkan bukan pembenaran, melainkan evaluasi menyeluruh dan pertanggungjawaban yang transparan kepada publik, ujarnya.

Menurut Ida, keberhasilan koperasi tidak ditentukan oleh pendekatan yang bersifat militeristik, melainkan oleh kemampuan membangun kepercayaan masyarakat, profesionalisme pengelolaan, transparansi keuangan, serta keberpihakan terhadap ekonomi rakyat.

Baca juga :