Jadi "Parkir Banjir", Legislator HSS Desak Koordinasi Antardaerah Atasi Genangan di Daha

Rizal, mengungkapkan bahwa warga Nagara Daha kini lebih akrab menyebut kondisi ini sebagai calap daripada banjir.
Jum'at, 23 Januari 2026 11:14 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Wilayah Kecamatan Daha di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) hingga kini masih terendam banjir.

Sejak awal Januari 2026, tiga kecamatan yakni Daha Selatan, Daha Utara, dan Daha Barat terdampak kiriman air dari kabupaten tetangga seperti Hulu Sungai Utara (HSU) dan wilayah hulu lainnya.

Baca:9 Prestasi MenterengGanjarPranowo Selama Menjabat Gubernur

Anggota Komisi III DPRD HSS, Rizal, mengungkapkan bahwa warga Nagara Daha kini lebih akrab menyebut kondisi ini sebagai calap daripada banjir. Istilah ini merujuk pada genangan air yang bertahan dalam waktu sangat lama.

Baca juga :