Jangan Cuma Ikut Tren, Ekosistem Kendaraan Listrik Harus Kejar TKDN 80%

Evita Jangan Cuma Ikut Tren, Ekosistem Kendaraan Listrik Harus Kejar TKDN 80%
Sabtu, 26 September 2026 13:27 WIB Jurnalis - Ali Imron

Kabupaten Bekasi, Gesuri.id - Ketua Tim Kunjungan Kerja Panitia Kerja (Panja) Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, mengingatkan agar program elektrifikasi kendaraan tidak sekadar menjadi tren pasar tanpa arah. Transisi menuju ekosistem Kendaraan Listrik (EV) diwajibkan segera memutus rantai ketergantungan impor komponen utama sekaligus memangkas beban biaya bahan bakar rakyat kecil.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut menyoroti rapuhnya struktur produksi otomotif lokal akibat absennya suplai material dasar dari dalam negeri. Menurutnya, percepatan operasional pabrik Indonesia Battery Corporation (IBC) adalah syarat mutlak untuk menggenjot Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Baca:Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda

Sekarang ini kan sebenarnya masalah yang mereka hadapi ini adalah bahan baku ya, baterai, plastiknya. Itu kan masih impor kita. Kita dorong lah segera yang namanya IBC ini, yang produksi baterai ini bisa segera terealisasi dan diproduksi, sehingga pencapaian TKDN 60 ke 80 itu bisa tercapai, tegas Evita dalam Kunjungan Kerja Panja RUU Kawasan Industri Komisi VII DPR RI ke fasilitas PT Ilectra Motor Group (ALVA) di Delta Silicon Industrial Park, Kawasan Industri Lippo Cikarang, kemarin

Selain membenahi hulu industri, Evita menekankan bahwa keberhasilan adopsi energi hijau ini sangat bergantung pada jaminan penghematan pengeluaran masyarakat bawah. Penurunan biaya operasional tersebut juga harus diimbangi dengan keandalan infrastruktur perawatan (after-care) yang menjangkau ke seluruh nusantara.

Baca juga :